Siapa Bilang Jadi Klien Enak?
Semenjak pertama kali lulus kuliah sampai tahun 2006 akhir, saya selalu bekerja di perusahaan kontraktor. Natur pekerjaannya, kurang lebih menyediakan jasa pekerjaan yang memenuhi ekspektasi klien.
“Sekarang kerja dimana..?”, tanya seorang teman lama.
“Di perusahaan bla bla bla..”, ujar saya.
“Wah, enak ya… Sekarang jadi klien dong..?”, ucapnya bertanya lagi.
“Eerrrr… Emang jadi klien sich..”, balas saya.
Siapa bilang jadi klien enak?
Menurut saya, selain tidur (dan meniduri Istri) yang enak adalah sop buntut dan gulai otak.
Jika enaknya menjadi klien diasumsikan sebagai pekerjaan yang lebih sedikit karena hanya menyuruh – nyuruh kontraktor, (lagi – lagi) menurut saya, pola pikir seperti itu harus diubah sedikit. Apa mau kita menyuruh orang mengerjakan sesuatu, tapi tanpa tau proses pengerjaan dan hasilnya seperti apa? Jika mau, tentunya kita akan selalu menjadi orang bodoh dan akan selalu dibodoh – bodohi orang lain. Oleh sebab itu, harus selalu ada proses assurance walau se-simpel apapun untuk memastikan hasil pekerjaan tersebut adalah baik.
Beberapa waktu lalu, saya harus me-review hasil kerja kontraktor yang dituangkan dalam dua buah dokumen setebal 80an halaman dan 120an halaman. Pekerjaan yang melelahkan, membosankan, dan membuat emosi! Melelahkan karena harus membaca berkali – kali untuk mengerti pola pikir orang lain. Membosankan karena harus berkali – kali menemukan kesalahan yang sama. Membuat emosi saat kita menemukan bahwa si kontraktor hanya asal – asalan dan tidak bersungguh – sungguh dalam mengerjakan sesuatu.
Belum menyebut masalah – masalah yang timbul saat kita harus menahan diri dan bersabar sedikit saat menghadapi kontraktor yang sok tau.
Oh ya, satu lagi. Kenapa ya, banyak sekali yang suka main melalui jalur belakang? Bukan.. Bukan.. Saya bukan membicarakan soal penetrasi melalui anal atau semacamnya. Yang saya bicarakan adalah cara – cara yang ditempuh secara tidak jujur. Baik soal sogok – menyogok, iming – iming entertainment, dan lain sebagainya.
Aaaaarrrgh…!
Get Firefox!
Get Thunderbird!
no-www
WordPress
January 15th, 2009 at 7:17 am
kenapa banyak yg suka jalan belakang?
jalan belakang lebih lempeng kalee…
Salam kenal ya
January 15th, 2009 at 3:19 pm
berarti sekarang enak dounk?
*kabooorrrrr……..
January 18th, 2009 at 11:34 am
oo.. ternyata meniduri istri itu enak ya ?
pengen coba juga niduri istri orang
*aku kek orang gila… lupa kalo aku juga perempuan*
August 19th, 2009 at 9:39 am
80 halaman – 120 halaman? belum sebanding dengan memeriksa laporan TA uii.. hehehehe…
August 26th, 2009 at 1:19 pm
Kalo laporan TA ngga perlu diperiksa menyeluruh, Greg… Palingan spot – spot doang… Hehehe…