Archive for August, 2008

Tempat Kongkow di Cibubur?

Tuesday, August 12th, 2008

Waktu jadi anak kuliahan dulu, mungkin bisa dibilang hampir tiap hari Saya ber-kongkow ria di Cafe.

(Omong – omong, bahasa Indonesia untuk kongkow apa yah…? :-/ )

Bukan Cafe dengan musiknya yang “jedam – jedum”, dan ada pemilihan ladies of the night-nya. Tapi Cafe dengan tempat yang cozy dengan berbagai macam jenis minuman non-alkoholnya. Kebanyakan, kopi adalah variasi terbanyak yang disajikan. Jadi bisa kita bilang sebagai warung kopi atau keren-nya disebut Coffee Shop. :D

Selepas menikah, kegiatan ber-kongkow ria pun makin ditinggalkan.

(Lagi – lagi kongkow… Apa sich bahasa Indonesia untuk si kongkow ini…? :( )

Sebenarnya tidak ada larangan dari Istri, tetapi karena sudah ada “mainan” di rumah dan di dukung oleh ritme kerja yang lumayan melelahkan, akibatnya aktivitas kelonan bersama Istri jadi lebih menyenangkan. :-x

Sedikit masalah timbul ketika ada tamu/ teman yang berkunjung ke rumah, baik dari dalam kota atau pun luar kota. Pasangan muda seperti kami tentunya hanya memiliki kudapan yang terbatas di rumah. Paling – paling berkutat di seputaran teh pahit hangat dan kue semprong. Oleh sebab itu, biasanya kalau ada tamu/ teman yang mau kongkow dan bercakap – cakap dalam waktu lumayan lama, biasanya kami ajak untuk bertemu di luar rumah saja.

(Oke.. Kalau ada satu lagi kata kongkow yang keluar, thread ini akan Saya print dan jadikan kertas toilet…!)

Tempat – tempat seperti yang saya sebutkan di atas tentunya sangat banyak di Jakarta. Tapi, kalau di sekitar daerah Cibubur, tempatnya dimana yah..? Teman – teman yang tinggal di area Cibubur mungkin bisa membantu untuk merekomendasikan. Tapi, sampai hari ini, tempat – tempat yang Saya tau tidak banyak; antara lain:

Starbucks – Cibubur Junction
Bertempat di Mall Cibubur Junction. Bertempat tepat di sebelah kiri pintu masuk utama. Karena warung kopi yang satu ini sudah terkenal, tampaknya tidak perlu dijelaskan lagi.

Yoghurt Cisangkuy – Kota Wisata
Terletak beberapa ratus meter sebelum komplek Ruko Sentra Eropa. Yoghurt-nya enak dan tempatnya tidak terlalu ramai.

R n’ B Cafe – Citra Gran
Kalau tidak salah, Cafe yang satu ini juga baru buka. Ada live music-nya segala, plus menyediakan sisha. Terus terang Saya sendiri belum pernah mencoba Cafe ini, tetapi beberapa kali mondar – mandir di depannya, tampaknya bagus juga.

Hmmmm… Dimana lagi ya…? :-/
Sedih juga kalau ternyata cuma 3 tempat. Teman – teman ada yang bisa memberikan informasi lagi?

The Art of Supervision

Thursday, August 7th, 2008

Sepasang Suami Istri sedang menunggu kelahiran Sang Buah Hati yang sebentar lagi muncul ke permukaan dunia. Berhubung Sang Istri sudah hamil tua, maka tentu saja banyak persiapan yang harus dilakukan oleh mereka berdua.

Istri: “Yank, di Klinik XYZ bakalan ada Seminar untuk Suami Siaga, lho..”
Suami: “Oh.. Bagus tuh..”
Istri: “Nanti juga diajarin soal pasca kehamilan seperti cara – cara ganti popok gitu..”

(Sang Istri menyindir sambil berharap -harap cemas)

Suami: “Bagus banget… Aku harus daftar dech kaya’nya..”

(Tampak mata Sang Istri mulai berbinar – binar. Dan saat Sang Istri mulai beranggapan bahwa Suaminya adalah orang yang sangat baik dan dia menikahi orang yang tepat……….)

Suami: “Iya.. Kalau aku udah tau caranya, aku jadi bisa mensupervisi kamu. Siapa tau caranya ada yang salah…”

=))

Jagorawi-ku Tersayang, Kramero yang Malang…

Tuesday, August 5th, 2008

Jagorawi, singkatan dari Jakarta-Bogor-Ciawi, adalah jalan tol pertama di Indonesia yang mulai beroperasi semenjak tahun 1978. Jika tidak salah, panjangnya mencapai 59 km.

Jika teman – teman melewati Tol Jagorawi dari arah Bogor setiap harinya, tentu menyadari kalau sekarang (akhir – akhir ini) jalur bahu jalan yang biasanya digunakan pula sebagai jalur tambahan sudah dilarang untuk dipergunakan.

Di satu sisi, salut kepada Patroli Jalan Raya karena sudah menegakkan aturan yang berlaku. Kini, kendaraan – kendaraan dengan situasi darurat seperti mogoknya kendaraan dan ambulan yang membawa pasien dapat menggunakan jalur tersebut dengan tenang. Tetapi di sisi lain, hal ini menyebabkan kemacetan yang lumayan di sepanjang tol, terutama jalur sebelum pintu keluar Cibubur. Tentu saja, awalnya terdapat 3 + 1 jalur opsional dan kini yang tersedia hanya 3 jalur.

Sungguh malang. Kramero yang tiap harinya melewati jalan tol ini, harus berkutat dengan situasi seperti ini sampai tidak tahu kapan.

Solusinya?
Menurut Saya, jika bukan pelebaran jalan maka JORR II patut pula dijadikan solusi. Tetapi, 2012 tampaknya masih cukup lama.