Tidak Disangka
Tuesday, March 25th, 2008Menyebalkan memang; kalau tiba – tiba mendapatkan hal yang tidak disangka atau tidak sesuai dengan ekspektasi kita. Kalau kata orang bijak (yang tentunya bukan Saya), yang paling penting adalah cara memitigasinya dan menjadikannya pelajaran di masa depan.
Ingin makan sate kambing (yang katanya lezat), setelah berkendara lebih dari 50 kilometer ternyata tempatnya sedang tutup.
Apa yang harus dilakukan?
Tidak tau. Tapi tampaknya makan bakso bisa jadi mitigasinya. Lagipula, siapa sich yang siap dengan mitigasi dalam membeli sate??! ![]()
Pelajaran yang bisa diambil adalah…. Sebelum berangkat, sebaiknya kita menghubungi tukang satenya terlebih dahulu.
Pantas saja telepon genggam sekarang ini menyediakan fitur penyimpanan kontak sampai 1000-an lebih. Ternyata untuk menyimpan nomor telepon para penjual makanan.. ![]()
Cukup sudah dengan mitigasi dan tetek – bengeknya.. (kenapa tetek selalu dipasangkan dengan bengek?
)
Menyiapkan mitigasi untuk setiap hal yang kita lakukan hanya akan menjadikan kita paranoid. Sedikit berhubungan dengan sindiran yang Saya terima beberapa hari yang lalu dalam pekerjaan:
Engineers made a simple thing looks complicated.
![]()
—–
Ngomong – ngomong soal Engineer dan hal yang tidak disangka – sangka, ada kejadian tidak simpel yang dialami oleh seorang teman Saya, sebut saja si Fulan.
Si Fulan pindah kerja dari perusahaan A ke perusahaan B yang notabene lebih besar baik dalam segi peringkat dan reputasi. Dengan asumsi tersebut, Fulan tidak bertanya sedikit pun mengenai gaji. Setelah masuk, ternyata standar gaji yang di tetapkan oleh perusahaan B untuk si Fulan lebih kecil 50% dibanding gaji sebelumnya.
Waduh… Ini yang namanya kacaw beliauw.. ![]()
Apa yang dilakukan Fulan?
Ntah lah.. Yang jelas, selain komplain, sekarang Fulan berusaha untuk meng-achieve melebihi target agar mendapatkan kenaikan gaji yang signifikan saat evaluasi tahunan.
Contoh kasus lain untuk kejadian yang tidak disangka mungkin dialami oleh pasangan yang sudah menikah. Sewaktu pacaran dulu, si Pria selalu terlihat tampan, bersih, wangi, pengertian, dan lain sebagainya.
Setelah menikah….
Eng… ing.. eng..!
Terungkaplah bahwa Pria pilihannya adalah seorang yang…
Tiap hari bertambah buncit..
Tidurnya mendengkur..
Hobinya ngupil dan mencabut – cabut bulu hidung..
Sering menaruh pakaian kotor di sembarang tempat..
Jarang mandi..
Memiliki kandungan gas yang berlebih dan sering dikeluarkan melalui pantat (alias kentut)..
Wakakakakakaka.. ![]()
Apa yang harus dilakukan oleh Sang Istri..?
Ntah lah… Tanyakan saja pada Istri Saya yang sudah Saya nikahi tepat satu tahun pada hari ini.
Happy anniversary..! ![]()
Get Firefox!
Get Thunderbird!
no-www
WordPress