Asal Mula Nopember
Friday, February 29th, 2008Ntah berapa tahun yang lalu tragedi ini terjadi.
Banyak sekali kalender yang Saya jumpai…
Mengganti pengejaan bulan November dengan Nopember, sampai kini.
Kenapa bisa begini?
Awalnya Saya tidak terima dan frustasi.
Menangis dan meraung – raung di pojok ruangan, sendiri.
Halaaah.. Kok malah berpantun ria.. ![]()
Terus terang Saya bingung. Sebenarnya, mana yang valid sebagai ejaan bahasa Indonesia yang benar?
November atau Nopember?
Jika merujuk pada KBBI Online (Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan), kata yang terdaftar adalah November. Bukan Nopember!
No·vem·ber /Novémber/ n nama bulan ke-11 dl tahun Masehi (30 hari)
Sampai kemarin Saya masih menjumpai penanggalan berbahasa Indonesia yang menggunakan ejaan Nopember sebagai nama bulan setelah Oktober.
Heran. Kata ‘November’ belum dipatenkan oleh Malaysia khan?
Siapa sich penggemar dan penggagas Nopember ini? ![]()
Kalau Saya berangan – angan, mungkin kejadiannya di masa lalu adalah sebagai berikut.
Badrun, seorang mahasiswa tingkat akhir, sedang PKL di sebuah perusahaan percetakan besar di Ibukota. Dengan raut wajah bingung dan gugup, dia mengetuk pintu yang bertuliskan “Kepala Bagian Tata Bahasa”, dan dipersilahkan masuk.
Pak Kepala : “Ada apa Dik Badrun..?”
Badrun : “Ini, Pak.. Kita sudah siap cetak dan ada beberapa tatanan bahasa yang perlu Saya konfirmasikan terlebih dahulu untuk Bapak periksa.”
Pak Kepala : “Maksudnya? Konfirmasi apa saja?”
Badrun : “Anu.. Salah satunya soal isu bahwa kata ‘November’ tidak termasuk dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.”
Pak Kepala : “Aduuuh.. Apalagi sich?! Sekarang Saya lagi sibuk. Saya lagi pelajarin teknologi MiRC di internet..! Kamu ke Pak Ujang saja. Dia khan wakil Saya.”
Badrun : “Iya, Pak. Baik, Pak.”
Dengan tergesa – gesa, Badrun mendatangi ruangan Pak Ujang yang ternyata sedang tidak berada di kantor. Kasihan Badrun. Untung saja bagian administrasi menginformasikan nomor telepon genggam Pak Ujang untuk dihubungi.
Dengan sigap, Badrun yang sedang gugup karena dikejar tenggat waktu langsung mengirimkan SMS yang berisi:
“Pak Ujang, mohon informasikan nama bulan setelah Oktober dan sebelum Desember. Trims”
Beberapa menit setelah itu, Pak Ujang yang bernama lengkap Ujang Samujang pun membalas:
“Nopember.”
Selang beberapa jam, prototipe sebagai acuan cetak pun di finalisasi tepat waktu.
Ratusan ribu eksemplar akan dicetak untuk di distribusikan ke seluruh pelosok negeri.
Sambil bernafas lega dan tersenyum, Badrun pulang ke rumahnya untuk kembali lagi bekerja esok hari.
—
Oh ya, salah satu teman kuliah Saya dulu, ada yang melanjutkan studi di ITS. Apa kabarnya yah dia? ![]()
Get Firefox!
Get Thunderbird!
no-www
WordPress