Archive for July, 2007

Ekspektasi.. Harapan.. Atau Apalah Namanya..

Thursday, July 26th, 2007

Pekerjaan kita kena audit?
Tampaknya menyebalkan saat harus melayani auditor bertanya dan menyelidik kesalahan – kesalahan yang terjadi.
Tapi, sebenarnya banyak manfaatnya, terutama sebagai ajang untuk melakukan improvement pada sistem.

Ahir – ahir ini, waktu kerja Saya banyak terpakai untuk menyelesaikan corrective actions yang merupakan hasil dari audit tersebut. Bahkan, bulan Juni lalu, sampai 5 action yang harus di selesaikan..

Aaaaaarrrghhhhh..
Toloooooooooooooooooooooooong.. :((

Corrective actions belum selesai, sudah ada issue lain yang muncul. Ekspektasi manajemen dalam menyelesaikan corrective actions berbeda dengan ekpektasi para prajurit seperti Saya.

Sering kali saat corrective action telah dilakukan dan siap untuk di close, ada saja perubahan atau tambahan yang harus dilakukan untuk memenuhi ekspektasi tersebut.

Wajar saja..
Misalnya sebuah ember di audit, dan ditemukan kebocoran.
Corrective action yang harus dilakukan adalah menambal ember tersebut.
Prajurit – prajurit seperti Saya cenderung hanya berpikir bagaimana menyelesaikan corrective action yang ada. Simpel. Langsung tambal saja embernya. Sesuai dengan corrective action pula..

Disitu lah perbedaan ekspektasinya.
Pada level manajemen, yang di pikirkan adalah:
Ok, embernya bocor. Silahkan tambal agar tidak terjadi kebocoran lagi.
Tapi, apa yang menyebabkan kebocoran ini? Apa yang harus kita lakukan agar tidak ada kebocoran lagi? Apa desain ember salah? Apakah quality control dari perusahaan yang mendistribusikan ember ini baik dan sesuai standar? Dan lain sebagainya..

Kalau saja ekspektasi – ekspektasi ini tidak kita koordinasikan sejak awal, bisa – bisa kerja rodi atau bahkan tidak dapat terselesaikan dalam waktu yang diberikan.

Beruntungnya Saya, Boss Besar sangat bijak dalam hal ini. Contohnya dalam salah satu rapat yang Saya ikuti:
“I know.. Closing this corrective actions is time consuming, and it’s not the only thing that we do. I have another job.. You have another job.. But, we’re here to deliver quality. Not just closing the actions like checking a box. That’s why, please examine and read the audit findings carefully.. If you need an extension, then say so. I will support you..”

artinya:
“Lupakan audit bodoh ini, dan mari kita makan lemper…” (becanda.. :D )

Aaaaahh.. damainya hati ini..
Mari bekerja kembali..

Seharusnya Psikologi

Tuesday, July 3rd, 2007

A : “Seharusnya dulu aku masuk Psikologi aja..”
B : “Kenapa?”
A : “Iya.. Soalnya aku suka hal – hal yang berbau psikolog gitu..”
B : “Hmmm.. Iya juga sich.. Aku juga seharusnya dulu masuk jurusan Pornografi aja kali yah.. Soalnya aku suka hal – hal yang berbau porno..”

:D

Innocence..

Tuesday, July 3rd, 2007

Akhir2 ini, di perjalan pergi ke dan pulang dari kantor, Saya sedang suka mendengarkan Innocence-nya Avril Lavigne.

Lumayan..

Sebenarnya, Saya ingin menyajikan download mp3-nya disini.
Tapi, dibanding Saya di banned oleh penyedia hosting karena membagikan file ilegal, lebih baik Saya sajikan liriknya saja.. :D

Silahkan..

Avril Lavigne – Innocence

Waking up I see that everything is ok
The first time in my life and now it’s so great
Slowing down I look around and I am so amazed
I think about the little things that make life great
I wouldn’t change a thing about it
This is the best feeling

This innocence is brilliant, I hope that it will stay
This moment is perfect, please don’t go away, I need you now
And I’ll hold on to it, don’t you let it pass you by

I found a place so safe, not a single tear
The first time in my life and now it’s so clear
Feel calm I belong, I’m so happy here
It’s so strong and now I let myself be sincere
I wouldn’t change a thing about it
This is the best feeling

It’s the state of bliss you think you’re dreaming
It’s the happiness inside that you’re feeling
It’s so beautiful it makes you wanna cry

This innocence is brilliant, it makes you want to cry
This innocence is brilliance, please don’t go away
Cause I need you now
And I’ll hold on to it, don’t you let it pass you by