Archive for April, 2006

If There’s No Sex, There’s No Love.. There’s Only Lie..

Monday, April 24th, 2006

A few days ago, I read that statement in one of Indonesia’s Community Forum.
I gotta admit it. That’s one hell of a catchy statement right there.

If There’s No Sex, There’s No Love.. There’s Only Lie..

Well.. And again, I gotta admit it. That statement is true.
Why?

Here is why.
Most of us says that love is not always about sex.
Wrong!
Love is always about sex. Love is always about lust.
Let me tell you this.
If you love someone, or let’s just say a girl, and you don’t have any physical interest in her, that’s not love..
That’s a platonic love!
(And I’m sure right at this very moment, you all gonna browse through Wikipedia searching for the meaning of Platonic Love..)
Ok, here is a hint.. It’s the same love as your love to your Mom, your Dad, your sister, or your brother.
Unless, you’re a bastard who thinks incest is not a problem.

But, hey.. Don’t get me wrong here..
I’m not suggesting a pre-marriage sex, and I’m not going to argue about it.
So…?

Kapan Menyusul..?

Saturday, April 22nd, 2006

Saya sedang di Palembang sekarang. :)
Bukan liburan, bukan reunian, bukan mengunjungi mantan, tapi menghadiri sebuah resepsi pernikahan.

Yup, practically, Saya akan berada disini dari tanggal 20 April 2006 sampai dengan 25 April 2006.
Menyenangkan, ofcourse, karena yang dihadiri adalah resepsi pernikahan Abang kandung Saya, Bob Bastian. (Congratulations..!)
Setelah melakukan akad nikah pada tanggal 8 April 2006 di Bengkulu beserta resepsinya pada tanggal 9 April 2006, dari pihak keluarga Saya pun memutuskan untuk mengadakan resepsi juga pada tangal 23 April 2006 di Palembang.

Taukah anda stereotype yang terjadi jika salah satu saudara anda menikah…?
Ya.. Tentu saja.. Akan banyak sekali orang yang akan bertanya, “Kapan menyusul..?”
Seharusnya Saya menjawab, “Mind your own business, damn it..!”
Tapi semenjak Ibu mewanti – wanti Saya untuk tidak menjadi orang yang brengsek, maka biasanya Saya akan menjawab dengan segenap kerendahan hati dan senyuman ramah seperti, “Belum kepikiran, Oom..” atau, “Sesegera mungkin, Tante..” atau, “Doain aja biar cepet nyusul..”

Bukannya Saya takut akan sebuh komitmen pernikahan, tapi bukankah menyebalkan jika hampir semua orang menanyakan pertanyaan yang sama berulang – ulang kali..? Padahal, dari pihak yang bertanya tentunya sudah tau jawabannya bukan..?
Tentu saja!
Karena bila ada yang bertanya, “Kapan menyusul..?” dan Saya jawab “Besok..” atau, “2 jam lagi..” tentunya mereka akan pingsan karena kaget, atau pipis di celana karena tertawa terpingkal – pingkal..

Saya jadi ngeri membayangkan berapa banyak pertanyaan setipe yang akan di lontarkan oleh lebih dari 1200 undangan pada resepsi tanggal 23 nanti.

Someone : “Jadi.. Kapan loe nyusul Yo..?”
Me : “Ya kalo ngga hari Sabtu, berarti hari Minggu.. Tapi tahun dan bulannya gue ngga tau..”

Dan lagi – lagi, agar tidak menjadi orang yang brengsek tentunya, Saya pun harus menyadari bahwa “Kapan menyusul..?” adalah salah satu dari sekian
banyak pertanyaan basa – basi yang bertujuan untuk meningkatkan ramah – tamah.
Hore.. :|

Susah Bangun…

Tuesday, April 11th, 2006

Bukan…!

Postingan ini sama sekali tidak berkaitan dengan impotensi dan sejenisnya..
So, silahkan simpan baik – baik comment yang berhubungan dengan ‘Mak Erot‘, ‘Jepit burung ke pintu‘, ‘telur setengah matang plus madu‘, dan lain – lain…

Postingan ini berkaitan dengan kebiasaan Saya yang susah dibangunkan kalau sudah tidur…
Banyak cara yang sudah Saya coba..
Mulai dari jam weker yang malah membangunkan se-isi kost-an kecuali Saya…
Kemudian bantuan morning call dari teman yang saat Saya bangun tercatat mencapai 22 missed-calls..
Atau bantuan ketokan pintu yang menyebabkan teman – teman Saya menderita keretakan tulang telapak tangan..
Sampai dengan tidak mengunci pintu kamar yang menyebabkan Saya kehilangan HP + dompet beserta isinya…
Asyik…!

Hal ini terus berulang sampai dengan kemarin, 7 April 2006…
Sebagai seorang yang mematuhi peraturan (Check-in satu jam sebelum jam keberangkatan) Pukul 06.00 WIB Saya sudah harus berangkat ke Bandara untuk check-in Flight pukul 07.30 WIB dengan asumsi perjalanan ke Bandara memakan waktu setengah jam.. :D
(Mematuhi peraturan my ass… :p )
Alhasil, niat baik teman Saya yang membantu menjemput dan mengantarkan ke Bandara berubah menjadi ajang bersusah-payah membangunkan plus mendatangkan kepanikan tetangga..
Hasilnya sudah bisa di tebak… Usaha membangunkan Saya baru bisa mencapai sasaran sekita pukul 06.50 WIB…
Sungguh malang…

Aneh Sekali…

Sunday, April 2nd, 2006

Ada 2 hal aneh yang terjadi pada Saya minggu ini.

—- first story

Beberapa hari yang lalu, Saya ngobrol dengan teman lama melalui Yahoo! Messenger.
Setelah ngobrol beberapa lama, Saya mempromosikan blog Saya dan meminta dia untuk memberi comment pada salah satu atau beberapa Post.

Beberapa menit kemudian, Saya mendapat notifikasi melalui email bahwa comment-nya telah di submit.
Kurang lebih, teman lama Saya itu memberi comment yang isinya menceritakan bahwa dia menyukai template Wordpress yang Saya gunakan, kemudian memberi semangat kepada Saya yang sedang Tugas Akhir.

For the sake of ‘kesopanan’ dan ‘ketidak-tahanan-untuk-membalas’, akhirnya Saya balas juga comment-nya.

— end of first story

Well.. Anehnya dimana…?
Wait untill you hear this…
Hari ini, 2 April 2006 Saya kembali memeriksa Blog dan ingin melihat kembali comment dari teman Saya tersebut.
Setelah dicari, kok tidak ada…? :-/
Comment balasan Saya pun lenyap…
Hmmm… Tidak sengaja terhapus kah…? Saya langsung mengacu ke email notifikasi dari Wordpress… dan… Tidak ada juga…!
Padahal Saya tidak pernah menghapus email, dan andaikan email notifikasi tersebut terhapus, tentunya bakalan masuk di ‘deleted items’..
Apa pikiran Saya saja yang bermain dan berandai – andai mengenai hal itu…?
Ah… Rasanya tidak mungkin..
Aneh..!

—- second story

Hari ini juga, Saya mengobrol dengan teman lain juga melalui Yahoo! Messenger..
Karena jawabannya yang singkat – singkat dan terkesan malas – malasan, Saya jadi membayangkan kalau dia sedang di depan komputer dengan muka mengantuk, dan mulutnya mengapit sebatang rokok…

— end of second story

Well.. Anehnya dimana…?
Wait untill you hear this…
Beberapa detik setelah Saya membayangkan hal tersebut, tiba – tiba di atas keyboard laptop Saya langsung ada abu rokok..
(What the…?!)
Bukan hanya sebutir dua butir abu rokok, tapi jika anda pernah merokok dan abu nya jatuh sendiri, ya seperti itu bentuknya…
FYI, Saya sama sekali tidak merokok pada saat itu…
Apa pikiran Saya saja yang bermain dan berandai – andai mengenai hal itu…?
Ah… Rasanya tidak mungkin..
Aneh..!

Tolooooong… :((